Notification texts go here Contact Us Welcom!!

Menteri Samudera Dan Perikanan Korea Selatan Kunjungi Cirebon Ini Yang Diharapkan Bupati Imron

ZabidiDebian20
Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated

 coba


Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg menerima kunjungan Menteri Samudera dan Perikanan Korea Selatan Moon Seong-hyeok di Kampus ITB Cirebon, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kamis (14/10). (Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon) CIREBON – Bupati Cirebon Drs H Imron MAg didampingi Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Ir Muhamad Abduh MT PhD, menerima kedatangan Menteri Samudera dan Perikanan Korea Selatan, Moon Seong-hyeok di Kampus ITB Cirebon, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kamis (14/10).


Kedatangan Moon Seong-hyeok ke Kabupaten Cirebon bertujuan untuk melakukan melakukan kunjungan kerja ke Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) di Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Cirebon.


Dihadapan Moon, Bupati Imron menyampaikan bahwa keberadaan gedung ITB kampus Cirebon yang menjadi pusat penelitian dan pelatihan oceanografi, dibangun berdasarkan kerja sama pemerintah Republik Indonesia dan Republik Korea pada tahun 2018.


“Kami berterima kasih, lantaran pembangunan kampus ITB Cirebon posisinya sangat strategis dan semakin menguatkan dan berdaya saing regional, kini meningkat secara nasional dan internasional,” ucapnya.


“Terbukti hari ini Menteri Samudera dan Perikanan Republik Korea Selatan berkunjung ke Kabupaten Cirebon dalam rangka penguatan pembangunan dan kerja sama antara Indonesia-Korea di bidang Kemaritiman,” imbuh Imron.


Dalam kesempatan itu, Bupati Imron menjelaskan, secara geografis, Kabupaten Cirebon terletak pada posisi sangat strategis yaitu antara DKI dan Jawa Tengah.


Luas wilayah Kabupaten Cirebon yaitu 107.028 hektar, dengan administrasi wilayah 40 kecamatan dan 412 desa serta 12 kelurahan.


“Jika dibandingkan luas wilayah dan populasi penduduk daerah lain, luas wilayah Kabupaten Cirebon cukup kecil. Namu, jumlah penduduk mencapai 2,3 juta jiwa,” jelasnya.


Dia menambahkan, potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Cirebon beragam. Di bidang pertanian ada padi, bawang merah, cabe, tebu, dan mangga gedong gincu.


Bidang industri dan perdagangan ada kerajinan rotan, meubel kayu, sandal karet, batu alam, konveksi, kerajinan kulit kerang, makanan ringan dan kerajinan batik.


“Bidang kelautan, Kabupaten Cirebon mempunyai panjang pantai 77,97 km yang terbentang di delapan kecamatan, mulai wilayah Losari hingga Kapetakan dengan produksi perikanan hingga 105,219 ton dari hasil penangkapan laut, tambak, kolam dan budidaya laut. Bidang pariwisata yaitu beberapa spot wisata bahari, religi, alam maupun buatan,” tambahnya.


Tak hanya itu, saat ini telah terbangun industri energi listrik yaitu PLTU I dan II di Kecamatan Astanajapura yang memasok energi listrik untuk Jawa dan Bali, kereta api double track yang melintasi Kabupaten Cirebon, jalan tol Cikampek-Palimanan, jalan tol Kanci-Pejagan dan didukung dengan adanya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan aerocity di Kertajati Kabupaten Majalengka.


Namun demikian, Bupati Imron membeberkan bahwa Kabupaten Cirebon juga masih memiliki banyak permasalahan pembangunan, diantaranya pendidikan, kesehatan, kemiskinan, ketenagakerjaan ketertiban umum, sosial, ekonomi, penyediaan infrastruktur, teknologi kelautan, kemaritiman dan kualitas lingkungan hidup.


Dia mengaku, pemenuhan kebutuhan pembangunan sesuai permasalahan dan isu strategis daerah Cirebon, belum dibarengi dengan kekuatan sumber daya anggaran keuangan daerah yang memadai.


“Sementara kesejahteraan rakyat harus tetap dipenuhi secara ideal sesuai visi misi kami untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang berbudaya, sejahtera, agamis, maju dan aman,” katanya.


Oleh karena itu, untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan daerah sekaligus menerapkan prinsip pentahelix pembangunan yang mengutamakan sinergitas pembangunan para pihak, di antaranya pemerintah, perguruan tinggi, komunitas masyarakat dan dunia usaha, maka dirinya merasa perlu untuk melakukan banyak kerja sama dengan pihak lain.


“Sehingga saya sangat mengapresiasi kunjungan kerja Menteri Samudera dan Perikanan Republik Korea Selatan beserta jajaran kementerian pusat Republik Indonesia ke Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.


Bupati Imron berharap, kunjungan ini akan lebih membuka peluang kerja sama pada kedua belah pihak, terutama di bidang kemaritiman sehingga proses pembangunan di Kabupaten Cirebon berjalan maksimal.


Sumber

Radarcirebon.com

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
CLOSE ADS
CLOSE ADS